Khutbah tentang anak muda
Kaum
muslimin jama’ah jum’ah rahimakumullah, marilah kita bertakwa kepada Allah,
dengan meningkatkan ketatan kita kepadanya, dan menjauhi segala larangannya.
Kita
semua tentu menyadari bahwa umur kita semakin lama semakin berkurang, dan
bekurang. Oleh karena itu semestinya kita harus pandai2 memanfaatkan kesempatan
Waktu kita, terutama waktu masa muda. Ulama’ mengatakan “Alwaktun Nafis” waktu
itu berharga, “Illa linafis”dan janganlah kita gunakan waktu itu kecuali dengan
hal2 yang berharga.
Imam
Alghazali mengatakan ada 4 hal yang tidak dapat dirasakan kecuali oleh 4
golongan, yang salah satunya adalah masa muda. Nikmatnya masa muda tidak dapat
dirasakan kecuali oleh orang yang sudah tua.
Suatu
Perkataan yang katakan oleh orang yang sudah sampai dimasa tua, sudah tua
renta, kemudian dia mengatakan apa..? “Ala laitas syababa yaudu yauman”, andai
masa muda bisa kembali, dia mengatakan kata2 andai, dan itu tidak akan pernah
terjadi. Apa yang akan dia lakukan, andai bisa, ”faukh birohu bima fa’alal
masyibu” aku akan memberi tau masa muda itu, apa yang akan dilakukan oleh
orang2 yang sudah sampai kepada masa tua.
Penyelasalan
andai mereka menggunakan masa mudanya bukan pada taat kepada Allah swt.
Dipadang
maksyar nanti lebih panas dari pada ini, matahari sejengkal dari kepala, ada
yang tenggelam karena keringatnya sampai kepinggang, ada yang tenggelam sampai
keleher, ada yang tenggelam sampai kekepala. Tapi ada yang tidak kena panas,
diantara yang tidak panas karena mendapat naungan itu siapa..? “Syaabbun” anak
muda, “nasa’a fii ibadatillah” Anak muda yang tumbuh dalam ibadah kerana Allah
swt.
Guru
kita pernah bilang “orang yang sukses bukanlah orang yang pintar, tapi orang
yang sukses adalah orang yang bisa mengatur waktunya.”
Kita
Sebagai seorang mukmin, haruslah mengatur waktu kita dengan baik untuk selalu
beribadah kepada Allah Swt.. mottonya orang barat itu, waktu adalah Taeim Is
Maniy, setiap waktu itu adalah uang. Tapi buat kita, tiap waktu adalah zikir,
pahala, syurga dan Ridhanya Allah Swt.
kautsar


Komentar
Posting Komentar